Ekor Verba -u/-ru sebagai Konstituen Penyambung dalam Bahasa Jepang, Sebuah Pemikiran
R o n i
Universitas Negeri Surabaya
Nagoya University
Abstrak
Ekor verba -u/-ru dikenal sebagai konstituen yang menyatakan makna kala tidak lampau (mendatang). Makna kala tidak lampau ini berada pada level konkrit yaitu pada kalimat sehari-hari. Pada level abstrak yaitu dalam pembentukan konstruksi predikat verba, -u/-ru tidak mempunyai makna kala. Contoh yang paling jelas adalah verba dalam bentuk kamus. Konstituen -u/-ru dalam level abstrak inilah yang dalam tulisan ini dapat diposisikan sebagai konstituen penyambung. Misalnya konstituen penyambung -u dalam kalimat sehari-hari ada yang tetap -u, ada yang berubah menjadi -i, -a, dan -e, dan ada juga yang hilang menjadi Ø. Selanjutnya, konstituen penyambung -u, -i, -a, -e, dan Ø ini diposisikan sebagai alomorf, yaitu anggota dari sebuah morfem yang sama.
Kata-kata kunci: ekor verba –u/-ru, konstituen penyambung, frasa predikat.
Baca/print/download: files_inovasi_Vol.16_XXII_Mar_2010 RONI
Cover dan Daftar Isi: files_inovasi_Vol.16_XXII_Mar_2010 Cover dan 目次
[1] Penulis adalah staf pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya; kandidat doktor di Fakultas Sastra Universitas Nagoya.
