Hubungan Verba dan Partikel: Sudut Pandang Pembelajaran dari Indonesia
R o n i
Universitas Negeri Surabaya
ronniewae@yahoo.com
Abstrak
Dalam hubungannya dengan verba di dalam kalimat, Verhaar (1999) memperlakukannya sebagai konstituen induk. Verba sebagai konstituen induk mempunyai tugas melahirkan konstituen-konstituen yang lain. Konstituen tersebut secara gampangnya dalam kalimat disebut dengan nomina. Sifat-sifat (peran) nomina juga bergantung pada sifat yang dimiliki oleh verba sebagai induk. Dalam hubungannya dengan ini, peran nomina secara arti sintaksis baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jepang sama. Tetapi, secara bentuk sintaksis karena diwujudkan dalam bentuk partikel (adposisi) maka terdapat perbedaan dalam kedua bahasa tersebut. Dalam bahasa Jepang terdapat partikel ga (agen), o (pasien), dan wa (topik), tetapi ketiga peran tersebut (agen, pasien, dan topik) dalam bahasa Indonesia tidak diwujudkan dalam bentuk formal tertentu.
Baca/print/download: S I N I
